Narayana 734 – Kecuali anda vegetarian, yang namanya steak atau ayam goreng akan sangat menarik bukan? Dan pastinya anda tahu nasib bahan makanan ini ketika harus dibantai di rumah pembantaian.
Tapi ternyata hal ini masih kurang kejam, jika anda ingin tahu, masih ada banyak cara lebih ajaib lagi dalam menyajikan makanan, dan makanan yang dibahas dibawah ini, walaupun dikatakan sangat nikmat, tetap, penyajiannya luar biasa kejam!!!
Penyajiannya: Begitu anda pesan, koki akan segera mengambil ikan segar, yang masih hidup, langsung disisik, dipotong-potong dalam kondisi masih bergerak-gerak, setelah dipotong-potong, langsung disajikan di depan anda, dengan masih menggelepar.
Burung Ortolan adalah burung yang panjangnya enam inci dan beratnya sekitar 2 ons. Warnanya hijau zaitun dan kuning, dengan sentuhan merah di sana sini, sangat cantik.
Setelah itu, burung ini disajikan dengan dibakar, dan dimasukkan kedalam mulut dalam kondisi kepala diluar. Yang anda tinggal lakukan adalah menggigitnya, sehingga kepalanya terlepas dan anda mengunyah tubuhnya lengkap dengan semua bagian, tulang dan jerohan lengkap!
“Foie Gras” ini berarti hati berlemak, dan hati ini biasanya diambil dari bebek atau angsa. Pada awalnya bebek atau angsa ini bebas bermain suka-suka, dan menikmati masa mudanya dengan penuh keceriaan dan kegembiraan, tapi sampai akhirnya di usia tertentu, mereka akan diberi makanan jagung secara paksa sampai hati (liver) mengembang enam kali lipat ukuran biasanya.
Makanan ini dibuat dari tahu dan loach (semacam belut)
Penyajiannya:
Gampang banget kok, rebus air sampai panas, terus masukin tahu di dasarnya, segera tambahkan ikan-ikan kecil ini. Dan cara mereka berusaha melarikan diri adalah dengan masuk dan memaksakan diri mereka ke dalam tahu yang masih adem tadi.
Sayangnya, masakan ini luar biasa susah dibuatnya, jadi nggak segampang itu si ikan masih bisa selamat lari ke dalam tahu, telat satu detik aja, makanan ini harus diulang….
Arti secara literal adalah “Ayam kering angin”, jadi ayamnya dikeringkan karena angin!. Yang anda butuhkan? Ayam (ya pasti lah), pisau yang luar biasa tajam, plus koki yang berhati hitam dan dingin.
Kalo penyajiannya sih biasa, tapi cara persiapannya. Ayam dibelah perutnya hidup-hidup, diambil isi perutnya, dan diganti dengan berbagai macam bumbu. Setelah itu perutnya dijahit lagi, dan digantung gitu aja sampai kering! Kalo kokinya sudah ahli banget, ayamnya kadang masih hidup pas isi perutnya dibuang… hiiiii
Masalahnya: Nomor satu: keledai! emang bener sih, daging, tapi kan nggak umum? yaa… ok deh, masih daging juga sih. Tapi namanya daging sih harusnya nggak dimakan pas hewannya masih hidup kan?
Ada lagi cara yang lebih sadis: Jiao Lu Rou (arti harfiah: Daging Keledai). Persiapanya mirip, tapi kali ini si keledai dikuliti dan akhirnya disiram dengan air panas mendidih… sampai matang….yaikks (blonk)




